Pemenang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Punya Rekam Jejak Zero Accident

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 02 September 2015, 04:33 WIB
Pemenang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Punya Rekam Jejak <i>Zero Accident</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung seharusnya lebih memberikan solusi daripada memicu kontroversi seperti yang terjadi saat ini.

"Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung seharusnya memberikan solusi untuk membantu mengurangi kemacetan dan menekan urbanisasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, bukan memicu kontroversi seperti saat ini," kata Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 2/9).

Menurut Yudi, salah satu keunggulan kereta cepat adalah mengurangi waktu perjalanan dan akan berimbas pada perkembangan wilayah yang dilaluinya.

"Selama proyek ini sesuai aturan dan tidak membebani APBN, silakan saja," Kata Politisi PKS dari daerah pemilihan Jawa Barat IV yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut.

Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub), juga harus mempertimbangkan sejauh mana proyek yang akan dibiayai dari utang ini memiliki multiply effect untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, Yudi menegaskan pemenang proyek tersebut haruslah yang memiliki rekam jejak zero accident.

"Dan tak kalah penting harus bersinergi dengan moda transportasi lain," demikian Yudi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA