Demi Pertumbuhan Ekonomi, TMP Dukung Soliditas Kemenkeu, BI, dan OJK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 19 Agustus 2015, 06:58 WIB
Demi Pertumbuhan Ekonomi, TMP Dukung Soliditas Kemenkeu, BI, dan OJK
maruarar sirait/net
rmol news logo . Konsolidasi di antara lembaga otoritas fiskal, moneter, perbankan, dan pasar modal penting dilakukan demi memastikan perekonomian nasional yang stabil dan kuat, di saat situasi perekonomian global yang kurang baik.

Demikian disampaikan Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait. TMP, lanjut Maruarar, tentu saja ingin kebijakan dan regulasi yang diciptakan lembaga-lembaga itu membuat ekonomi Indonesia stabil.

"Kementerian Keuangan sebagai pemegang otoritas fiskal, Bank Indonesia dengan otoritas moneter, dan Otoritas Jasa Keuangan, sangat penting dipastikan bisa berkoordinasi mendukung Pemerintahan RI. Mereka pilar dan penentu ekonomi Indonesia," kata Maruarar, Selasa malam (18/8).

Koordinasi yang baik di antara lembaga, jelas Maruarar, akan terlihat dari regulasi atau policy yang dikeluarkan. Dan tentu, diharapkan lembaga-lembaga itu bisa mengeluarkan stimulus dan relaksasi kebijakan yang pro-usaha, yang bisa menaikkan iklim investasi

Terkait hal ini, jelasnya, TMP akan menyelenggarakan diskusi ekonomi bertajuk "Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia Sekarang dan Tahun 2016". Acara akan dimoderatori langsung oleh Maruarar Sirait, dengan jajaran pembicara yang telah dikonfirmasikan kehadirannya.

Mereka yang hadir antara lain Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D.Hadad, Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia, dan Waketum Kadin bidang Perbankan dan Keuangan Rosan P. Roeslani.

Acara akan diselenggarakan hari ini (19/8), di Kantor Sekretariat DPP TMP Jl. Cik Di Tiro Menteng, Jakarta Pusat. Acara itu akan dihadiri beberapa asosiasi pengusaha seperti Real Estat Indonesia, INSA, para direksi bank BUMN, serta aktivis mahasiswa dan pemuda tingkat nasional.

"Intinya, kita ingin kondisi sekarang ini harus dihadapi dengan optimisme. Publik harus tahu kekompakan dan soliditas antarlembaga itu. Sehingga ujungnya bisa memberikan rasa confidence bagi masyarakat dan market," tandasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA