Setidaknya hal itu yang dirasakan wartawan
Kantor Berita Politik RMOL saat transit di Peru untuk menuju Bogota, Kolombia pada Minggu malam (9/8).
Bila hendak mengakses internet gratis (wifi) di bandara, pengguna harus masuk (log in) dengan akun email atau facebook. Kemudian pengguna diminta untuk mengisi formulir online berisi identitas diri. Setelah formulir selesai diisi, maka pengguna bisa menggunakan akses internet gratis selama 10 menit.
Sayangnya, akses internet gratis tersebut tidak bisa diulangi (re-log in). Artinya, pengguna hanya bisa menggunakan internet gratis selama satu kali, dengan durasi selama 10 menit.
Namun, bila akses internet gratis yang diberikan pihak bandara dirasa kurang cukup, anda bisa datang ke toko duty free di dalam bandara dan membeli voucher untuk akses wifi di kasir. Ada dua pilihan voucher wifi, pertama adalah voucher internet untuk 24 jam yang dijual dengan harga 10 dolar AS dan voucher internet 2 jam yang dijual dengan harga 6 dolar AS.
Akses internet tersebut tidak terbatas (unlimited) dengan kecepatan cukup memuaskan yakni sekitar 9,33 mbps.
Pilihan untuk pembayaran di toko duty free tersebut juga beragam. Tidak perlu khawatir bila tidak memiliki mata uang Peru yakni Nuevo Sol Peruvian. Pihak bandara menerima pembayaran dengan dolar AS dan euro. Harganya pun disesuaikan dengan kurs mata uang pada saat pembelian.
Bila tidak membawa uang cash, anda bisa membayarnya dengan kartu kredit Indonesia berlogo Visa atau Mastercard.
Bukan hanya voucher internet, sejumlah souvenir maupun makanan yang dijual di area bandara di Peru juga bisa dibeli dengan sejumlah pilihan pembayaran tersebut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: