Kodam Brawijaya Diapresiasi Tata 900 PKL di Lapangan Makodam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 07 Agustus 2015, 04:22 WIB
Kodam Brawijaya Diapresiasi Tata 900 PKL di Lapangan Makodam
foto:apkli
rmol news logo . Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mengapresiasi langkah TNI Angkatan Darat Kodam V/Brawijaya yang telah menata 900 PKL di Kawasan Lapangan Kodam Brawijaya, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

"Kami kulonuwun mohon izin dan dukungan atas upaya APKLI untuk mempermudah dan memperluas akses permodalan usaha PKL Kawasan Lapangan Makodam Brawijaya. Karena Kredit Tanpa Agunan (KTA) Modifikasi Grameen Bank sudah lama dinantikan para PKL untuk mendongkrak permodalan dan kemajuan usaha mereka. Lebih dari itu, KTA ini unik, berbasis kelompok, pendampingan (pembinaan), tanggung renteng dan gendong ngindit yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan PKL. Untuk itu, kami mohon didukung mendorong PKL maju dan naik kelas menjadi pengusaha yang handal, mandiri dan unggul," tegas Ketua Umum DPP APKLI, Ali Mahsun kepada Wakil Komandan Pengelola PKL Kawasan Makodam Brawijaya, Mayor TNI Suroto di Surabaya, Rabu (5/8).

APKLI memberikan apresiasi tersendiri kepada Kodam Brawijaya dalam menata dan memberdayakan 900 PKL di lapangan Makodam. Jelas Ali Mahsun, ini harus jadi tauladan dan dicontoh oleh daerah yang lainnya.

"PKL disini tertata rapi, bersih, higienis, disiplin, taat aturan, dan menjadi bagian destinasi belanja dan kuliner masyarakat Surabaya. Juga jadi pemutar roda ekonomi rakyat dan daerah Kota Surabaya. Untuk itu, Saya perintahkan kepada Ketua DPD APKLI Kota Surabaya, Ibu Rumiyati segera tindak lanjuti skim KTA Modal Usaha PKL untuk mereka," ujarnya.

Di lapangan Makodam Brawijaya ada 900 PKL yang tercatat resmi dan dikelola di bawah Kodam Brawijaya. Mereka berjualan setiap hari mulai jam 17.00-22.00 WIB. Jadi wisata belanja dan kuliner bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

"Ini bagian pemutar roda ekonomi rakyat dan daerah Surabaya. Oleh karena itu, Kami mendukung penuh upaya APKLI yang akan permudah dan tingkatkan akses modal usaha PKL dengan Kredit Tanpa Agunan sehingga usaha PKL bisa maju dan berkembang. Yang penting ada Koordinasi APKLI dengan kami," tegas Mayor TNI Suroto merespon Ketum APKLI.

DPP APKLI melakukan percepatan gerilya ekonomi PKL selama dua hari di Kota Surabaya. Beberapa PKL kawasan ekonomi strategis yang telah dikunjunginya antara lain, PKL Kawasan Pasar Magesangan, Kawasan Wisata Taman Bungkul, Kawasan Makodam Brawijaya, Kawasan Lapangan Parkir Masjid Al Akbar, Kawasan Pasar Wiyung, Kawasan Pasar Benowo dan Kawasan Pasar Semini Surabaya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA