Imbauan tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Dahnil mengatakan bahwa koupsi adalah satu masalah utama yang menyebabkan perlambatan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Oleh sebab itu umat Islam tidak boleh tertipu dengan retorika propoganda atas nama agama dan penggunaan simbol-simbol agama untuk menarik simpati pemilih.
"Lihatlah rekam jejak para calon," ajaknya.
Dalam pesan elektroniknya kepada
Kantor Berita Politik RMOL tadi malam, Dahnil juga mendesak partai politik baik partai berasaskan Islam maupun partai lain untuk tidak mencalonkan mereka-mereka yang terindikasi memiliki rekam jejak buruk dan terkait kasus korupsi baik langsung maupun tidak.
Pilkada adalah momentum baik untuk menghadirkan pemerintahan daerah yang bersih dan bebas korupsi. Namun bila publik khususnya umat Islam masih bertoleransi dengan mereka yang terindikasi memiliki rekam jejak buruk dan korup maka perbaikan pembangunan dan pelayanan publik tidak pernah akan hadir.
"Di dalam Islam perlawanan terhadap korupsi adalah fardu ain," tukas Dahnil, penulis buku Dinasti Rente.
[dem]
BERITA TERKAIT: