Sengketa Tanah dan Perkelahian, Dua Pertanyaan untuk Calon Panglima TNI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 30 Juni 2015, 16:18 WIB
Sengketa Tanah dan Perkelahian, Dua Pertanyaan untuk Calon Panglima TNI
rmol news logo Uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo‎ akan digelar besok (Rabu, 1/7).

Setidaknya ada dua pertanyaan yang harus dijawab Jenderal Gatot perihal hubungan TNI dengan publik.

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen (purn) TB Hasanuddin menjabarkan bahwa seorang panglima TNI ‎harus memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah sengketa tanah dengan masyarakat.

Hal itu penting mengingat selama ini banyak terjadi gesekan antara TNI dengan rakyat dalam perebutan tanah tempat tinggal.

"Kedua, panglima TNI harus menjawab keresahan rakyat mengenai perkelahian antar angkatan atau institusi. Insiden perkelahian ini sering bikin rakyat resah," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 30/6).

Sementara untuk urusan internal TNI, Kang TB mengimbau agar panglima bisa meningkatkan disiplin dan profesionalisme prajurit.

"Termasuk, kesejahteraan prajurit,"‎ tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA