Hak prerogatif itu tidak memerlukan restu partai atau pihak lainnya.
Begitu ditegaskan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto, kepada
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 23/6).
‎"Mana ada restu-restuan," ujarnya
Bambang Pacul, begitu ia disapa, juga tidak percaya penunjukkan Gatot merupakan cara Jokowi untuk merangkul SBY, atau cara SBY untuk memasukkan orangnya ke dalam lingkaran kekuasaan.
"Kok suka aneh-aneh. TNI itu Tentara Nasional Indonesia. Bukan berpihak ke orang perorangan. Itu pikiran yang suka aneh-aneh (soal Gatot orang kepercayaan SBY)‎," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: