"Soal marah-marah di pelabuhan adalah hal yang manusiawi, kalau memang menemukan ada hal yang tidak beres yang kondisinya sudah keterlaluan," sebut Didi saat dihubungi redaksi, Jumat (19/6).
Sebelumnya, Presiden Jokowi kesal dan marah-marah dengan lamanya bongkar muat peti kemas (
dwelling time) saat berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (17/6). Dampaknya, Jokowi akan memecat pejabat yang dinilai menyebabkan kelambatan
dwelling time tersebut.
Namun, kata Didi, alangkah lebih elok luapan kemarahan Jokowi tersebut disampaikan langsung kepada yang bersangkutan, tidak melalui media/publik. (Baca:
Jokowi: Kalau Saya Bilang Dicopot, Ya akan Dicopot!)
"Apakah tidak lebih baik disampaikan melalui menteri terkait. Apa gunanya punya menteri terkait," ujar Didi yang juga wasekjen Demokrat ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: