Pembagian deviden ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan di Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (17/6).
"Laba di tahun 2014 tersebut akan dipergunakan oleh perseroan untuk biaya operasional dan biaya keuangan. Di tahun 2014 perseroan membukukan penjualan 21 juta USD atau setara Rp 256 miliar atau naik 42 % dibanding tahun 2013," kata Direktur PT Arita Prima Indonesia, Sadrakh Manafe dalam keterangan persnya.
Lebih jauh Sadrakh menambahkan, di tahun 2015 Perseroan berencana untuk menembus penjualan di atas angka Rp 300 miliar.
"Kita akan berusaha untuk memenuhi target dengan menembus penjualan mencapai 300 miliar rupiah," ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris PT Arita Prima Indonesia, Barlian Bukit menambahkan, keunggulan perseroan adalah memiliki 34 cabang sehingga lebih mudah menjangkau pelanggan, variasi produk dan harga yang fleksibel.
"Dengan memiliki banyak cabang, jelas akan memudahkan untuk menjangkau para pelanggan. Tentunya dengan harga yang sangat fleksibel," ujar Barlian.
Berdasarkan hasil RUPS, perseroan rencananya akan mengeluarkan program MESOP, yaitu kepemilikan saham bagi karyawan.
Susunan Perseroan; Lim Cheah Chooi (Komisaris Utama), Sim Yee Fuan (Komisaris), Ida Bagus Oka Nila (Komisaris Independen), Low Yew Lean (Direktur Utama), Sadrakh Manafe (Direktur).
[dem]
BERITA TERKAIT: