Istana Harus Klarifikasi Soal Jokowi Sebut Blitar Kelahiran Bung Karno

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 04 Juni 2015, 23:52 WIB
Istana Harus Klarifikasi Soal Jokowi Sebut Blitar Kelahiran Bung Karno
Hafisz Thohir/net
rmol news logo . Pihak Istana diminta untuk segera menyampaikan klarifikasi terkait kesalahan pidato Presiden Jokowi yang menyebut Blitar sebagai kota kelahiran proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi VI DPR RI, A. Hafisz Thohir kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6).

"Pihak istana harus menjelaskan bagaimana kesalahan penyebutan itu bisa terjadi, apakah karena kesalahan penulisan teks pidato atau mungkin slip of tongue," katanya.

Menurut catatan sejarah, Bung Karno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901. Karena itulah Hafisz pun meminta Jokowi untuk merombak para pembantunya yang membuatkan pidato tersebut jika kesalahan berasal dari mereka.

Seperti diketahui, Jokowi menyebut Blitar sebagai tempat kelahiran Bung Karno. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pidato pada acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar, Jawa Timur, pada Senin (1/6) lalu.

Dalam cuplikan rekaman pidato yang diunggah di YouTube itu, Jokowi membaca naskah pidato yang mengungkapkan kekagumannya kepada sosok Soekarno.

"Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran proklamator kita, bapak bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar," kata Jokowi dalam acara yang juga dihadiri Megawati Soekarnoputri itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA