Bekas Terpidana Korupsi Resmi Pimpin KNPI

Terpilih Aklamasi di KLB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 01 Juni 2015, 19:34 WIB
Bekas Terpidana Korupsi Resmi Pimpin KNPI
rmol news logo . Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI yang diadakan di Hotel Kartika Chandra telah menetapkan Fadh Arafiq sebagai Ketua Umum DPP KNPI periode 2015 hingga 2018. Fadh terpilih secara aklamasi, oleh 111 pengurus OKP dan 19 pengurus DPD KNPI.

Dalam sambutannya, mantan terpidana kasus korupsi alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) itu mengatakan akan membawa KNPI sebagai wadah kaderisasi bagi pemuda-pemuda Indonesia. Hal ini dalam rangka melahirkan para pemimpin bangsa yang bersifa.

"Tanggung jawab yang besar ini akan saya jalankan secara amanah agar KNPI dapat menjadi wadah lahirnya pemimpin bangsa," ujar Fadh dalam sambutannya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta (Senin,1/6).

Selain itu, Fadh juga menegaskan akan berkomitmen menjalankan konstitusi AD/ART organisasi yang telah disepakati dalam KLB KNPI ini.

"Saya juga berkomitmen menjalankan konstitusi yang telah disepakati," tegasnya.

Dengan terpilihnya Fadh, maka tim formatur akan menyusun kepengurusan DPP KNPI Periode 2015 hingga 2018. Ketua Sidang Kongres Luar Biasa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KLB KNPI) Luhut Simanjutak mengatakan hasil konsideran ada 15 tim formatur yang akan menyusun kepengurusan.

"Tim Formatur akan diberikan waktu 14 hari untuk menyusun kepengurusan," jelasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA