"Selain itu, menurut data kami yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Tengah, jumlah kerugian akibat kebakaran mencapai lebih dari Rp 3 triliun," ujar Wakil Sekjend DPP IKAPPI, Miftahudin, dalam keterangannya, Minggu (10/5).
Untuk memastikan dugaan sementara ini, kata Miftahudin, pihaknya mengirim tim investigasi ke Semarang dan akan menyampaikan hasilnya nanti ke publik.
"Namun kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil tentunya. Maka harus ada langkah cepat dari pemerintah Kota Semarang agar nasib para pedagang di Pasar Johar tidak semakin terpuruk," imbuh Mifathuddin.
Dia mnegatakan terdapat indikasi Pemerintah Kota Semarang cenderung abai dalam melakukan upaya proteksi pasif maupun aktif dalam mengantisipasi kebakaran di Johar yang merupakan pasar tradisional terbesar di Jawa Tengah sekaligus cagar budaya yang menyimpan banyak sejarah perjalanan bangsa.
Terkait indikasi kebakaran, Miftahudin mengatakan pihaknya masih menggali informasi dan data lebih mendalam.
"Hari ini Tim Investigasi dari DPP IKAPPI turun langsung ke Pasar Johar. Mungkin dalam beberapa hari kedepan kami baru dapat menyimpulkan penyebab kebakaran," tukasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: