Buka Pintu Investasi, DPD Pertemukan Dubes Negara Sahabat dengan Kepala Daerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 27 Maret 2015, 06:35 WIB
Buka Pintu Investasi, DPD Pertemukan Dubes Negara Sahabat dengan Kepala Daerah
rmol news logo Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) menggelar Diplomat Gathering untuk memperkuat hubungan dan komunikasi yang efektif antara DPD, para gubernur dan seluruh pimpinan daerah dengan para Duta Besar Negara Sahabat sebagai pintu masuk alias entry point perdagangan atau investasi untuk daerah-daerah di Indonesia.

Diplomat Gathering yang mengangkat tema 'The Roles Of The House of Regional Representatives of The Republic Of Indonesia In Increasing Regional Development Through Regional Development Cooperation' ini diselenggarakan di Ruang Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Kamis (26/3) malam.

"Pertemuan ini sekaligus membuktikan tekad DPD untuk mempertemukan para gubernur dan anggota DPD dengan para kepala perwakilan negara-negara sahabat, sebagai bagian dari upaya kita untuk 'membawa dunia ke Indonesia' dan sekaligus juga 'membawa Indonesia ke mancanegara'. Bring the world to Indonesia; take Indonesia to the rest of the world," sebut Ketua DPD RI Irman Gusman.

Lebih lanjut Irman menjelaskan bahwa Diplomat Gathering ini diharapkan menjadi sarana yang efektif guna mempromosikan potensi ekonomi dan menjalin kerja sama ekonomi. Menurutnya, DPD sebagai lembaga negara berada di garda depan dalam memperjuangkan pemberdayaan ekonomi lokal pada 508 kabupaten/kota menuju kerja sama yang lebih komprehensif. Apalagi mengingat akhir Desember 2015 nanti ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi kenyataan, pasar regional ASEAN akan semakin bergairah oleh adanya arus barang, jasa, dan orang, yang lebih besar lagi, yang juga akan membawa serta prospek-prospek baru untuk bisnis dan investasi.

Irman juga berharap para Duta Besar akan semakin mengenal Indonesia dan lebih banyak lagi investor yang akan berinvestasi ke daerah-daerah potensial di Indonesia karena pembangunan Indonesia sebagai agregasi dari pembangunan daerah-daerah di Indonesia. Itulah sebabnya peran para kepala daerah juga menjadi semakin penting dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Hadir dalam acara tersebut 63 Duta Besar/Perwakilan negara sahabat, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, 19 gubernur dan 11 walikota. Acara dibuka pukul 18.30 wib didahului dengan makan malam, dilanjutkan dengan presentasi dari Ketua BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yang memaparkan kebijakan pemerintah di bidang penanaman modal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA