SBY Bikin Kongres Demokrat Tak Menarik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 09 Maret 2015, 08:30 WIB
SBY Bikin Kongres Demokrat Tak Menarik
sby/net
rmol news logo . Kongres Partai Demokrat akan digelar sekitar dua bulan lagi, atau tepatnya pada bulan Mei. Namun hingga kini, perhatian publik pada partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono tersebut kurang mendapat perhatian publik.

Pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, menilai ada beberapa hal yang membuat Kongres Demokrat tidak menarik dan sepi-sepi saja. Pertama, terkait dengan wacana akan majunya kembali SBY sebagai Ketua Umum. Dan tentu saja, bisa dipastikan SBY akan kembali menang bila memang maju.

"Hal menarik dari kongres partai itu ya persaingan memperebutkan kursi ketua umum. Kalau SBY maju lagi, ya menjadi tak menarik. SBY menjadi faktor mengapa Demokrat tak menarik lagi dan sepi-sepi saja," kata Asep kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Senin, 9/3).

Hal kedua yang membuat Kongres Demokrat tak menarik, lanjut Asep, adalah masih terkait dengan hal pertama. Dinamika dan sikap politik pasca Kongres menjadi salah satu magnet perhatian publik. Misalnya terkait dengan sikap apakah akan berkoalisi atau beroposisi. Nah, karena SBY akan tetap jadi ketua umum, maka sikap Demokrat sudah bisa tebak, yaitu sebagai partai penyeimbang.

"Ketiga, saat ini juga tidak ada suara kader Demokrat yang bicara lantang terkait dengan isu-isu terkini, seperti pemberantasan korupsi. Kader Demokrat banyak yang bungkam," demikian Asep. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA