Pemerintah Masih Setengah Hati Lepaskan Blok Mahakam dari Perusahaan Perancis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 09 Maret 2015, 06:52 WIB
Pemerintah Masih Setengah Hati Lepaskan Blok Mahakam dari Perusahaan Perancis
marwan batubara/net
rmol news logo . Pemerintah masih setengah hati memberi kepercayaan kepada Pertamina untuk mengelola blok Mahakam di Kalimantan Timur.

Pasalnya, dari pernyataan yang sudah-sudah, pemerintah masih juga membuka ruang bagi Total E&P Indonesie, perusahaan asal Perancis, untuk tetap bertahan dengan mengedepankan alasan fairness.

"Total dan Inpex masih akan terus mencari cara untuk mendapatkan hak partisipasi Blok Mahakam," kata Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (Iress) Marwan Batubara, mengingatkan, pagi ini (Senin, 9/3).

Marwan pun mengingatkan, bila memang kontrak dengan Total dan Inpex sudah habis, maka hal itu tak perlu lagi diperpanjang. Lebih-lebih Total dan Inpex sudah mengelola blok Mahakam lebih dari 50 tahun.

"Kasih kesempatan Pertamina dong, toh mereka sudah siap untuk mengelola 100 persen Blok Mahakam," kata Marwan, melalui akun twitter-nya @MarwanBatubara.

Disebutkan, cadangan minyak dan gas bumi di Blok Mahakam masing-masing masih dapat berproduksi sampai 2023 dan 2027. Angka ini masih bisa ditingkatkan lagi bila eksplorasi baru. Selain itu, rate of return (RoR) Blok Mahakam masih tinggi, mencapai 28,6 persen. Dengan RoR setinggi ini, mudah bagi Pertamina mencari pembiayaan untuk biaya modal dan modal kerja. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA