Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, Tetty Manurung menjelaskan bahwa imbauan tersebut disampaikan oleh pihaknya lantaran di musim hujan warga pasti akan lebih mudah terjangkit penyakit.
"Karena di musim penghujan, warga mudah terjangkit penyakit, seperti demam berdarah, gatal, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dan diare," ujar Tetty kepada
RMOLJakarta, Jumat (20/2).
Sebagai upaya preventif, katanya, pihak Dinkes Kota Bekasi juga akan mengupayakan pemberantasan sarang nyamuk, dengan langkah 3M plus dari sedini mungkin.
"Langkah 3M tersebut yakni menutup tempat air, menguras bak mandi yang berisi air atau tempat penampungan air lainnya, dan mengubur barang-barang bekas yang bisa digenangi air," tuturnya.
Selain itu, tambah Tetty, upaya lainnya yang dapat dilakukan yakni menutup lubang angin dengan kasa, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk serta tanaman pengusir nyamuk seperti, bunga lavender dan sereh.
Dalam mengantisipasi wabah DBD (Demam Berdarah Dengue), terutama di wilayah Rawalumbu, Seroja dan Jatisampurna, Tetty mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait.
[husnie/sim/jkt/man]