Dari sisi aset misalnya, Bank Mandiri berada di urutan 11 dengan total aset 60,2 miliar AS. (
Baca: Cabang Bank Asing di Indonesia Semakin Mendominasi).
Bank Mandiri berada di bawah Bank DBS (318,4 miliar dolar AS), OCBC (268,1 miliar dolar AS), UOB (225,2 miliar dolar AS), Maybank (170,8 miliar dolar AS), CIMB (113 miliar dolar AS), Publik (93,2 miliar dolar AS), Bangkok Bank (79,4 miliar dolar AS), SCB (77,5 miliar dolar AS), KTB (76,9 miliar dolar AS), K-Bank (70 miliar dolar AS).
Untuk BRI, berada di urutan ke-13 dengan total aset mencapai 51,5 miliar dolar AS.
Pun demikian, dari sisi equity dan market cap, Bank Mandiri maupun BRI masih berada di bawah bank-bank lain milik Singapura, Malaysia dan Thailand. (
Baca juga: Perbankan Nasional Tak Lagi Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri).
Berdasarkan data
Bloomberg pada September 2013, di antara penyebab ketertinggalan ini adalah karena proses konsolidasi perbankan nasional yang relatif tertinggal dibandingkan negara lain. Konsolidasi bank-bank domestik merupakan langkah yang telah dilakukan di negara-negara tetangga yang menjadikan bank-bank tersebut mampu bersaing di level regional
Hingga tahun 2013, bank domestik di Singapura hanya tiga bank. Sementara bank domestik Korea 18 bank, dan bank domestik Malaysia 8 bank. Indonesia, hingga 2013, memiliki 120 bank domestik.
[ysa]
BERITA TERKAIT: