Muri Ganjar Puan Maharani sebagai Perempuan Pertama yang Menjabat Menko

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 27 Januari 2015, 21:05 WIB
Muri Ganjar Puan Maharani sebagai Perempuan Pertama yang Menjabat Menko
rmol news logo . Puan Maharani merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai menteri koordinator dan menteri koordinator termuda dalam sepanjang Republik Indonesia. Puan menjabat sebagai  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Dengan dasar itu, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Museum Rekor Indonesia (Muri) ke-25, Muri memberikan penghargaan kepada Puan. "MURI memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh di antaranya kepada Ibu Puan Maharani," kata pendiri MURI Jaya Suprana di Jakarta, Selasa malam (27/1).

Puan menilai piagam itu merupakan apresiasi yang cukup membanggakan bagi kaum perempuan Indonesia. Dan tentu saja, piagam tersebut menjadi tantangan dan motivasi bagi dirinya untuk mengemban amanat saat ini.

"Piagam MURI yang diberikan kepada saya merupakan tantangan tidak hanya buat saya dan seluruh perempuan Indonesia agar terus maju. Tentu ini satu hal yang membanggakan untuk seluruh perempuan Indonesia," tutur Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan meresmikan Galeri Muri yang terletak di Mall of Indonesia. Menurut Puan, keberadaan galeri ini sangat penting mengingat di dalam galeri tersebut dipamerkan benda atau karya seni dan sebagainya yang pada gilirannya akan berguna bagi peningkatan pendidikan dan kemajuan masyarakat.

Terlebih lagi yang dipamerkan adalah merupakan suatu hasil karya tertinggi anak bangsa," tutur Puan, sambil mengatakan bahwa kekayaan akan karsa dan karya anak bangsa tidak dapat diragukan lagi mengingat besarnya potensi kekayaan alam dan letak strategis negara Indonesia. Dan sumber pembelajaran serta kreatifitas dapat tumbuh dan berkembang dari respon kekayaan dan letak strategis tersebut.

Oleh karena itu, kata Puan, didirikannya Galeri Muri menjadi bukti bahwa pengelola Muri sungguh-sungguh mau menjaga berbagai kekayaan karsa dan karya serta sekaligus mengajak anak bangsa untuk menunjukkan talenta dan prestasi terhebat dan unik untuk diuji dan diberikan penghargaan.

"Hal ini tentu sejalan dengan kebijakan pembangunan karakter bangsa sebagaimana yang dijalankan dalam pemerintahan saat ini, sehingga melalui kemampuan dan penghargaan atas karsa dan karya superlatif anak bangsa Indonesia tersebut dapat ditegakkan pilar-pilar semangat kebangsaan nasional kita," demikian Puan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA