KAPOLRI BARU

Jajaran Polri Harus Seperti Bebek, Jangan Seperti Ayam yang Saling Patuk!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 04 Januari 2015, 07:35 WIB
Jajaran Polri Harus Seperti Bebek, Jangan Seperti Ayam yang Saling Patuk<i>!</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Dalam pekan ini, setelah mengangkat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) baru, Presiden Joko Widodo diharapkan bisa segera mengirimkan nama Kapolri baru ke Komisi III DPR. Dengan adanya Kapolri baru diharapkan Polri bisa
menjalankan konsep Revolusi Mental.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Neta mengingatkan, pada pekan ini DPR sudah mengakhiri masa resesnya, sehingga 12 Januari 2015 sudah mulai melakukan kerja legislatif. Jika Presiden mengirimkan nama Kapolri baru pada pekan ini, tentunya pada pekan depan Komisi III bisa segera memproses uji kelayakan dan kepatutan.

"IPW berharap, jajaran Polri bisa solid dalam menentukan Kapolri baru. Solid seperti TNI dalam menetapkan KSAL dan KSAU. Jangan seperti ayam yang saling berebut dan saling patuk, tapi harus seperti bebek yang baris teratur saat masuk kandang," kata Neta dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 4/1).

Artinya, lanjut Neta, para senior harus berjiwa besar menerima kehadiran juniornya sebagai Kapolri baru hasil pilihan Presiden. Dengan demikian Akpol 81 dan 82 yang angkatannya sudah menjadi Kapolri dan Wakapolri, bisa rela dan berjiwa besar untuk melicinkan jalan kader Akpol 83 menjadi Kapolri baru. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA