Mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok cabang Nanchang ini pun kembali mempromosikan budaya Indonesia dalam acara Nanchang University (NCU) Postgraduate New Year Art Gala Festival. Budaya yang ditampilkan dalam acara ini adalah Terbang Rebana yang disajikan dalam lima bahasa, yaitu Aceh, Arab, Inggris, Mandarin dan Indonesia.
Dalam acara yang digelar Senin waktu setempat itu (29/12), Terbang Rebana yang dimainkan oleh 12 mahasiswa itu dimulai dengan lantunan syair Meuratep khas Aceh, dengan dipadu gerakan tarian Saman.
"Gemuruh tepuk tangan berkali-kali terdengar saat musik Terbang Rebana menjadi suguhan," kata Dewan Pembina PPI Tiongkok, Ahmad Syaifuddin Zuhri, dalam keterangan kepada redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 30/12).
Menurut Zuhri, dalam acara yang dilaksanakan di gedung Music Hall Nanchang University, Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, Tiongkok tersebut disaksikan oleh lebih dari 500 penonton. Mulai dari mahasiswa lokal, asing, dosen dan civitas akademika Nanchang University lainnya.
Zuhri menambahkan, sebelum mereka tampil dalam acara tersebut, mereka harus mengikuti seleksi ketat selama dua kali selama sebulan bersama dengan 38 grup penampil mahasiswa lokal lainnya. Tak pelak, dari total 15 penampilan yang lolos final.
Penampilan mahasiswa Indonesia ini, lanjutnya, mendapat applaus berkali-kali dari penonton. Selain sebagai satu-satunya dari mahasiswa asing yang tampil adalah karena tabuhan dari alat Terbang Rebana yang dibawakan sangat rancak dan dinamis.
"Sehingga, di akhir acara diumumkan menjadi penampilan favorit pilihan penonton oleh pembawa acara berdasarkan dari respon di akun resmi mikroblogging Weibo (twitter-nya Tiongkok) milik panitia yang ditunjukkan dalam layar LCD di panggung," demikian Zuhri.
[ysa]
BERITA TERKAIT: