"Munas Bali adalah Munas yang sah dan berjalan secara demokratis. Oleh karenanya kami menghimbau DPD-DPD seluruh tanah air tak boleh anarkis. Kita mendukung kebijakan Pak ARB memimpin Partai Golkar hingga 2020 mendatang," kata Ketua Forum Silaturrahmi DPD II Golkar, Muntasir Hamis, beberapa waktu lalu (Selasa, 16/12).
Muntasir pun meminta pengurus-pengurus Golkar di daerah tetap tenang menghadapi putusan Menteri Hukum dan HAM soal kisruh di Partai Golkar. Muntasir menegaskan, memang ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan nama Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kisruh yang melanda Partai Golkar ini. Terlebih diketahui, JK juga merupakan Mantan Ketua Umum Golkar dan disebut-sebut sebagai juru runding atau juru damai.
Namun demikian, tegas Muntasir, pihaknya yakin JK tidak mau mengadu domba sesama kader Partai Golkar. JK tentu akan mendukung hasil keputusan yang dilahirkan dalam Munas IX Partai Golkar yang digelar di Bali.
"Kami tak yakin JK bisa dibuat untuk adu domba Partai Golkar. Pak JK adalah orang yang sangat dihormati, dikenal sebagai bapak perdamaian, terlebih di wilayah Aceh," jelas Muntasir yang juga Ketua DPD II Aceh itu.
[ysa]
BERITA TERKAIT: