SBY Harus Sadar, Percuma Saja Berlabuh di KMP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 07 Desember 2014, 05:33 WIB
SBY Harus Sadar, Percuma Saja Berlabuh di KMP
sby/net
rmol news logo . Komitmen Ketua Umum Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono, atau SBY, untuk memperjuangkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undangan (Perppu) Pilkada hendaknya juga nyambung dan juga diperjuangkan secara maksimal oleh Fraksi Demokrat di parlemen.

Demikian disampaikan pengamat komunikasi politik yang merupakan pengajar Program Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) danUniversitas Diponegoro (Undip) Semarang, Ari Junaedi, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Minggu, 7/12).

"Jangan sampai juga kejadian saat voting Undang-Undang Pilkada terulang kembali. Seolah-olah SBY meminta all out, ternyata fraksi Demokrat malah melakukan walk out," ungkap Ari.

Ari juga mengingatkan, ucapan manis SBY juga tak berhenti dalam kicauan di twitter saja. SBY hendaknya terang benderang memaklumatkan bahwa Demokrat keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), setelah KMP jelas-jelas mau menolak Perppu Pilkada tersebut.

"Percuma berlabuh di KMP jika Demokrat hanya akan terkena imbas sentimen negatif. Sebuah investasi politik yang buruk untuk pemilu 2019 mendatang," demikian Ari Junaedi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA