Anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi NasDem, Prananda Surya Paloh mengatakan saat ini setidaknya terdapat 14 negara yang telah menjalin kemitraan strategis dengan Indonesia, namun kemitraan dengan RRT dapat dikatakan yang paling dinamis di kawasan Asia Pasifik.
"RRT merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia, sementara Indonesia terbesar di Asia Tenggara. Diharapkan melalui kemitraan strategis komprehensif yang berjalan baik selama ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan kedua negara dan menjaga stabilitas perekonomian regional dan global," papar Prananda dalam siaran persnya Kamis (4/12).
Lebih lanjut, anggota Fraksi NasDem termuda itu mengatakan, belakangan hubungan kedua negara terus memperlihatkan peningkatan karena masih banyaknya ruang bagi pengembangan kemitraan antarkedua negara.
"Di bidang perdagangan misalnya, Indonesia memasang target pencapaian sebesar 80 miliar dolar AS pada 2015 mendatang. Di bidang ini, Indonesia dapat menggenjot sektor pertaniannya untuk di ekspor ke Tiongkok karena di sana masih membutuhkan impor pangan guna memenuhi kebutuhan nasional mereka," ungkap Prananda.
"Kita bisa saja menikmati HP dan komputer produk Tiongkok, tapi mereka juga bisa menikmati beras kita, minum kopi kita, atau mengkonsumsi coklat Indonesia." tambah dia.
Bidang lainnya yang juga dapat terus dikembangkan dalam hubungan kemitraan strategis komprehensif RI-RRT, tambah Prananda, antara lain di bidang investasi, pariwisata, energi, serta pertahanan.
"Saya optimistis di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo ini hubungan kemitraan RI-RRT dapat berkembang pesat," tandas Prananda yang hari ini akan menerima delegasi parlemen RRT di Gedung DPR RI.
[rus]
BERITA TERKAIT: