Bagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi, aksi mahasiswa bukanlah hambatan. Bagi dia, yang dulu juga aktivis mahasiswa, momentum aksi ini justru menjadi sarana untuk blusukan dan menjelaskan beragama kebijakan pemerintah kepada mahasiswa.
Yuddy pun datang ke Bandung (Senin, 24/11) untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam menjelaskan kepada masyarakat terkait latar belakang dan tujuan kebijakan pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke sektor produktif. Sebab tujuan pemerintah memang untuk kesejahteraan masyarakat, terutama bidang pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
Di Bandung, Yuddy bersilaturrahmi dan berdialog dengan para aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Bakor) Jawa Barat dan Cabang Bandung, serta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Yuddy pun mendengarkan aspirasi para aktivis tersebut, yang berkumpul di markas HMI Jabar Jl. Sabang No. 17 Bandung.
Kehadiran pria kelahiran Bandung 29 Mei 1968 ini ternyata mampu mendinginkan suasana yang beberapa hari sebelumnya sempat memanas. Aparat kepolisian yang sebelumnya berhadap-hadapan dengan mahasiswa, kali ini keduanya tampak begitu cair. Padahal, beberapa saat sebelumnya para mahasiswa tersebut sempat bertubrukan dengan polisi, yang mengakibatkan 13 orang luka-luka.
[ysa]
BERITA TERKAIT: