Golkar Ajak Jokowi Hitung Ulang Basis Harga BBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 19 November 2014, 04:09 WIB
Golkar Ajak Jokowi Hitung Ulang Basis Harga BBM
misbakhun/net
rmol news logo . Partai Golkar membuka ruang lebar kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mengkoreksi perhitungan harga produksi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berbasis Mid Oil Platts Singapore (MOPS). Dengan basis tersebut maka hitung-hitungan harga produk bisa lebih transparan dan akuntabel.

"Kami berharap agar basisnya menjadi yang tidak dipengaruhi oleh kepentingan mafia migas," kata Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, dalam keterangannya Selasa malam (18/11).

Formula yang pernah disebut telah dipakai Pemerintah adalah Harga Patokan BBM PSO= MOPS + Alpha. Dimana MOPS yaitu harga indeks minyak di Singapura yang mencerminkan transaksi jual beli produk minyak. Sedangkan alpha adalah biaya distribusi plus margin dimana harga jual eceran sudah termasuk dengan PPPKB 5 persen kecuali minyak tanah dan PPN 10 persen.

MOPS dimaksud lah yang dikatakan Misbakhun sangat rentan dimainkan oleh para mafia migas. Dan untuk diketahui, bahwa formula MOPS ini yang selalu digunakan sejak jaman Pemerintahan Presiden SBY dan kerap dianggap sebagai pemicu kenaikan harga BBM.

Kata Misbakhun, dengan membuat basis perhitungan baru, diharapkan keputusan Presiden Jokowi menaikkan harga BBM tak dimanfaatkan kembali oleh para mafia migas yang masih tetap menikmati margin-nya.

"Sehingga harga hitung-hitungan yang baru merupakan harga yang benar-benar mencerminkan harga produksi BBM yang jauh dari titipan dan kutipan yang dibebankan pada harga produksi, yang ujung-ujungnya menjadi beban rakyat sebagai konsumen," ujarnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA