"Sehingga tidak menimbulkan kesan adanya koordinasi yang lemah antar-anggota Kabinet Kerja," kata anggota Komisi XI Fraksi Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, kepada
RMOL, Sabtu malam (15/11).
Peringatan Misbakhun ini terkait dengan Pernyataan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, yang mengatakan negara akan membayar utang Rp 1.000 triliun.
Misbakhun heran, bagaimana bisa seorang Menteri Dalam Negeri memberikan komentar bahwa negara akan membayar utang sekedar Rp 1.000 triliun dari penghematan yang berasal dari biaya menerima tamu dan penghematan perawatan kendaraan kepala daerah yang diperkirakan berjumlah 300 juta per hari. Lalu dikalikan dengan jumlah hari dalam setahun dan dikalikan dengan usia pemerintahan yang lima tahun.
"Persoalan membayar utang adalah wialayah bidang tugas Menteri Keuangan," tegas Misbakhun.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: