Julaiha, TKI yang Terbaring Sakit di Saudi Ingin Segera Pulang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 10 November 2014, 07:54 WIB
<i>Julaiha, TKI yang Terbaring Sakit di Saudi Ingin Segera Pulang</i>
ilustrasi/net
rmol news logo . Selama tiga bulan, Julaiha terbaring sakit di Arab Saudi, dengan pengobatan terbatas. Julaiha (44 tahun) adalah seorang ibu asal desa Ketiban Serang, Banten.

Julaiha hanya berharap belas kasihan teman-teman yang ada di penampungan daerah Al Bawadi Distrik kota Jeddah.

Penyakit yang diderita Julaiha terbilang parah, karena saat dijenguk pihak Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia (Pospertki) tidak bisa lagi mendengar. Sementaranya bicaranya terbata-bata.

Dalam keterangan Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia kepada redaksi (Senin, 10/11), Jualiha selalu mengatakan ingin pulang dan ingin ketemu anak dan keluarga

Setelah menjenguk Julaiha, pihak Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia berkomunikasi dan berkoordinasi dengan KJRI Jeddah. Dan hasilnya, Julaiha dievakuasi ke RS King Fahd Jeddah.

Minggu lalu (02/11/), Julaiha sudah diizinkan keluar dari RS King Fahd Jeddah, dan harus diharuskan meninggalkan rumah sakit saat itu juga. Saat mengetahui hal tersebut, Julaiha terlihat bingung karena sudah tidak memiliki tempat tinggal. Sedangkan pihak KJRI Jeddah tidak bisa menampung Julaiha karena penyakit yang dideritanya menular.

Cukup beruntung, setelah relawan Posko Perjuangan Tenaga Kerja Indonesia berkomunikasi dengan rekan Julaiha, ada salah satu rekan kerjanya dahulu yaitu Joni dan Noer, bersedia menampung dan merawatnya sambil menunggu proses pemulangan.

Kini, Julaiha terus meminta segera dipulangkan, sedangkan proses pemulang tersebut adalah kewenangan KJRI Jeddah. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA