Tweeps @fuat_susanto menilai, tak pantas anggota dewan ngeluh masalah tunjangan. Sebab, sejak diÂlantik mereka belum berkerja makÂsimal untuk rakyat. Orang kerja baru banting meja sama ribut bagi-bagi kekuasaan ngapain minta tunÂjangan. Nggak pantas,†sentilnya.
Tweeps @Syabriansyah menyaÂrankan, Sekjen tidak mencairkan tunÂÂjangan bulan pertama wakil rakÂyat. Interupsi, DPR belum kerja. Tunjangannya dikasih ke panti jompo saja,†sarannya.
Tweeps @fadjroeL mengusulkan gaji bulan pertama anggota dewan diserahkan kepada konsituen. Ayo tunjangannya dibagi saja ke rakyat,†usulnya.
Tweeps @ondarnis menilai, angÂgota dewan yang masih meÂnuntut tunjangan tidak punya malu. Kalo masih punya malu harusnya malu tidak kerja minta tunjangan dan tunjangan,†sindirnya.
Tweeps @edi_21_mudo geli mendengar beberapa wakil rakyat meÂnuntut tunjangan segera dicairÂkan. Geli punya anggota DPR maÂcam kalian. Udah nggak bermutu, kerjanya ribut doang,†ketusnya.
Tweeps @suweee mengusulkan, anggota DPR tidak diberi tunjangan sebelum islah. Kalau masih ribut mending dibekukan buat satu peÂriode dulu deh,†sarannya.
Tweeps @uhuyyyyy meminta waÂkil rakyat yang membentuk DPR tandingan tidak diberikan tunjangan. Yang nggak legowo kalah di parÂlemen, jangan digaji,†ketusnya.
Account @omenromances menÂduga, anggota DPR ngaku-ngaku belum menerima tunjangan karena takut dipotong partai. Nggak mau ditagih Parpol, ngaku-ngaku belum terima tunjangan ya, hehe,†ledeknya.
Account @made.tamtam bilang, anggota dewan sebenarnya tidak memikirkan gaji. Sebab, gaji pokok dewan tidak besar. DPR ngeluh itu karena sekjen belum cairkan tunjaÂngan, bukan gaji,†duganya.
Account @tybal khawatir wakil rakyat ngutang karena gajinya belum dibayarkan. Hati-hati nanti mereka mencari pendapatan dari tempat lain,†ingatnya.
Di Facebook, pengguna bernama Dwi Basuki Rahmat mengusulkan, gaji bulan pertama anggota dewan disumbangkan untuk korban benÂcana alam. Disalurkan ke korÂban Gunung Sinabung atau korban keÂkeringan di Jawa sja,†sarannya.
Facebooker Kangmas_kampret bilang, politisi yang belum menÂdaÂpatkan gaji, tidak layak disebut angÂgota DPR. Orang baru yang belum gajian, belum layak disebut anggota DPR tuh, hehe,†ledeknya.
Facebooker Sari Pungat menilai, anggota DPR yang menuntut gaji tidak punya malu. Urat malunya sudah putus, merengek minta gaji,†ketusnya.
Anggota Fraksi PKB Khrisna Mukti mengaku telah menerima gaÂji sebagai wakil rakyat di DPR. NaÂmun, dia mengaku belum meneÂrima tunjangan. Gaji sudah terima kok. Hanya tunjangan-tunjangan yang belum kami terima,†ujarnya.
Khrisna mengingatkan adanya peraturan keuangan DPR terdapat pasal yang mengatur tunjangan DPR. Namun, tunjangan itu tidak daÂpat diberikan bila anggota DPR beÂlum bekerja. Ia pun berharap agar anggota DPR dapat segera bekerja agar tunjangan anggota dewan daÂpat segera dicairkan.
Ya semoga ada solusi yang bijak secepatnya untuk mengatasi masalah dualisme DPR ini. Semoga pihak KMP mendapat petunjuk dan hidaÂyah dari Allah untuk kembali ke jalan yang benar,†tuturnya.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga mengaku beÂlum menerima tunjangÂan. Selama ini, untuk membiayai rapat dan keperluan operasional seÂbagai Wakil Ketua DPR, Fadli meÂngaku meroÂgoh kocek dari kantongÂnya sendiri. Saya keluar buat rapat dan yang lain-lain. Jadi saya masih membiayai sendiri,†ungkapnya.
Fadli mengaku tidak tahu, apakah belum turunnya gaji anggota dewan tersebut akibat konflik yang terjadi di DPR. Saya tidak tahu ya, yang pasti saya masih menggunakan biaya sendiri,†tuturnya. ***
BERITA TERKAIT: