Jokowi Harus Ingat Pesan Bung Karno dalam Membangun Negara; Gotong Royong!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 13 Oktober 2014, 10:59 WIB
Jokowi Harus Ingat Pesan Bung Karno dalam Membangun Negara; Gotong Royong<i>!</i>
jokowi/net
rmol news logo . Duet Jokowi-JK diharapkan lebih berperan aktif bersama pimpinan parpol koalisi pendukungnya membangun strategi komunikasi dan mencari solusi strategis dengan elemen bangsa lain dalam upaya memecah "kebuntuan politik" saat ini.

Sehingga tujuan utama dari kemenangan Jokowi-JK mewujudkan visi-misi Bung Karno Trisakti dapat terwujud dalam program-program Nawacita dalam pemerintahan Jokowi-JK kedepan.

"Negeri ini memerlukan peran serta dan kerjasama semua elemen bangsa  jika ingin mewujudkan Trisakti, "ujar Direktur Eksekutif Pusaka Trisakti, Fahmi Habsyi, kepada RMOL beberapa saat lalu (Senin, 13/10).

Setelah menang, lanjut Fahmi, sudahnya kini Jokowi-JK mengkomunikasikan pada semua elemen agar visi-misi Trisakti dapat didorong bersama. Lebuh-lebih Trisakti ini merupakan legacy Bung Karno untuk bangsa, dan bukan sekedar untuk partai-partai koalisi pendukung Jokowi-JK saja.

Tugas pokok anak bangsa dan penerusnya, lanjut Fahmi, adalah memastikan Trisakti ini terwujud dengan tool-nya pun sudah disiapkan Bung Karno yaitu bergotong-royong. Tentu saja gotong royong itu, sebagaimana kegiatan gotong-royong di kampung-kampung membangun tempat ibadah atau lapangan bulu tangkis, memerlukan pengorbanan lahir maupun bathin dari semua pihak. Apalagi membangun negara.

"Tapi kan pada akhirnya hasil gotong-royong bisa digunakan untuk kemaslahatan bersama diwariskan generasi berikutnya. Kadang dalam bermain basket tak penting sepatu apa yang anda pakai tapi bola nya masuk, syukur-syukur three point," pungkas aktivis 98 itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA