Selain M Nuh, acara yang diisi oleh 1.750 peserta dari seluruh Indonesia dengan mempertunjukan ragam seni ini, juga dihadiri oleh Istri Presiden RI keempat Gus Dur, Sinta Nuriah, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Peranan Wanita Linda Gumelar dan suaminya Agum Gumelar.
Festival dan pameran ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober), sekaligus memperingati 10 tahun berdirinya SGI. Kreasi seni seperti Rampak Bedug, Tarian Anak-anak, Angklung, Kolintang, paduan suara lagu-lagu daerah dan berbagai tarian tradisional kolosal dari seluruh Indonesia, ditampilkan.
Dalam kesempatan ini M Nuh memberikan sambutan dan dukungan kepada peserta acara tersebut.
"Kami menyampaikan selamat kepada Soka Gokkai yang sudah bersama-sama menanamkan benih-benih perdamaian, atas nama kementerian saya sampaikan penghargaan setinggi-tinggi nya kepada Soka Gokkai," kata Nuh.
Menurut M Nuh, salah satu nilai atau pesan dari Soka Gokkai yang harus dipetik adalah kecintaan terhadap nilai-nilai kasih sayang dan perdamaian. Sebab sejatinya semua manusia memiliki hak yang sama.
"Salah satu nilai Soka Gokkai yaitu, kecintaan terhadap nilai-nilai kasih sayang dan perdamaian, itu yang harus kita tumbuhkan, karena kita sama, sama-sama makhluk, semua memiliki hak yang sama, maka kita harus saling mehormati dan menghargai untuk menciptakan perdamaian dunia," tandas M Nuh menutup sambutannya.
SGI merupakan lembaga yang didirikan pada tanggal 13 Juli 2004 dan tergabung dalam jaringan komunitas penganut Budhisme Nichiren, Soka Gakkai Internasional (SGI), yang telah mencapai lebih dari 12 juta anggota di 192 negara dan wilayah. Kata Soka yang berarti mencipta nilai, secara tepat memperkenalkan nilai dasar dan prinsip Budhis tentang pengarahan kehidupan seseorang ke arah yang baik dan positif. Pada skala yang lebih besar, ia mencerminkan komitmen organisasi untuk menyumbang pada kebaikan masyarakat.
[rus]
BERITA TERKAIT: