Jangan Sampai Penambahan Jumlah Komisi di DPR Dinilai untuk Bagi-bagi Kekuasaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 10 Oktober 2014, 15:51 WIB
Jangan Sampai Penambahan Jumlah Komisi di DPR Dinilai untuk Bagi-bagi Kekuasaan
Kecil Besar
rmol news logo Partai Hanura mempertanyakan usul penambahan jumlah komisi di DPR RI. Karena dinilai belum ada urgensinya. (Baca: Gerindra: Sudah Selayaknya Ada Penambahan Komisi di DPR)

"Kami justru mempertanyakan apa urgensinya dari pemekaran (komisi) tersebut," jelas Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin dalam pesan singkat kepada RMOL petang ini (Jumat, 10/10).

Menurut anggota DPR RI ini, 11 komisi yang ada saat ini sudah cukup ideal. Karena itu, Saleh menyarankan, sebaiknya yang dikedepankan DPR adalah bagaimana meningkatkan kinerja agar cibiran-cibiran masyarakat menjadi berkurang.

"(Makanya) Terkait dengan wacana penambahan komisi di DPR itu perlu direnungkan dan dipikirkan secara matang agar tidak dikesankan hanya ingin mencari kekuasaan," tandas Saleh.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto juga mengaku tidak mau gegabah dalam menyikapi usulan penambahan komisi-komisi sebagai salah satu alat kelengkapan di DPR. Namun dia memastikan usulan itu akan dikaji lebih dalam. "Kalau masalah komisi, kita betul harus hati-hati dengan usulan," kata politikus Golkar yang akrab disapa Setnov ini. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA