Rachmawati Soekarnoputri Heran Mengapa KPK dan Kejagung Belum Juga Sentuh Jokowi-Megawati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 02 Oktober 2014, 13:15 WIB
Rachmawati Soekarnoputri Heran Mengapa KPK dan Kejagung Belum Juga Sentuh Jokowi-Megawati
rachmawati/net
rmol news logo . Saat ini, Indonesia sudah menjadi negara terkorup di dunia.

Demikian disampaikan politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 2/10).

Rachmawati pun mempertanyakan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung.

Rachma menilai KPK dan Kejagung seakan tutup mata dengan dugaan korupsi yang dilakukan Jokowi maupun Megawati, yang dinilainya sudah merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah dan menyakiti hati rakyat.

"seharusnya keduanya sudah jadi tersangka. Tapi disentuh pun tidak," ungkap Rachma.

Karena itu, Rachma mempertanyakan dua penegak hukum tersebut

"Patut dipertanyakan kasus tebang pilh ini akan menjadi preseden hancurnya hukum di Indonesia," demikian Rachma. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA