Judi Togel Kian Marak di Jateng dan Sumut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 02 Oktober 2014, 07:29 WIB
Judi Togel Kian Marak di Jateng dan Sumut
ILUSTRASI/NET
rmol news logo . Di saat Polri sedang sibuk mengatur strategi pengamanan pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober mendatang, ternyata para bandar judi mengambil kesempatan untuk membuka judi toto gelap (togel) atau kupon putih di berbagai daerah.

"Peredaran judi kupon putih yang paling menonjol terlihat di wilayah Jawa Tengah dan Sumatera Utara," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 2/10).

Di Jateng, ungkap Neta, judi togel menyebar di hampir seluruh kabupaten. Ada dua jenis togel, yakni kupon putih Kuda Lari dan toto Singapura. Namun yang terbesar adalah kupon putih Kuda Lari yang diundi setiap hari pada pukul 24.00 di Semarang. Omset judi liar ini mencapai Rp 140 miliar perminggu atau Rp 1,8 miliar perbulan.

"Sementara omsel toto Singapura relatif kecil. Hanya antara Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar perminggu. Sasaran kedua judi ilegal ini adalah masyarakat kelas bawah," ungkap Neta.

Sama seperti di Jateng, lanjutnya, di Sumut judi togel juga terbiarkan dan menyebar di seluruh wilayah. Hanya memang omset judi togel di Sumut tidak sebesar di Jateng. Omset judi togel di Sumut hanya sekitar Rp 50 miliar sampai Rp 75 miliar perminggu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA