Heran Bila Masih Ada Saja yang Meributkan Penelitian Gunung Padang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 25 September 2014, 00:20 WIB
Heran Bila Masih Ada Saja yang Meributkan Penelitian Gunung Padang
rmol news logo . Bangsa Indonesia tidak akan rugi, bahkan bila menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk penelitian di Gunung Padang. Bahkan Indonesia akan mendapatkan revenue triliiunan rupiah dari monumen besar Nusantara seperti Gunung Padang ini.

Demikian disampaikan Iwan Piliang yang datang ke Gunung Padang. Ia pun sangat mengapresiasi atas semua inisiatif penelitian di Gunung Padang, dan heran mengapa fakta-fakta penelitian ini diributkan sebagian orang. Padahal temuan-temuan hasil penelitian sudah sangat jelas menunjukkan budaya besar dari sebuah bangsa besar Nusantara.

Pada kesempatan Selasa itu (23/9), Iwan Piliang dan rombongan mendapat kesempatan dan penjelasan setiap kali ditunjukkan spot-spot ekskavasi di lokasi penelitian oleh Erick Ridzky, yanga juga Sekretaris Nasional Timnas GP.

Erick yang juga anggota peneliti TTRM, sebagaimana disampaikan kepada redaksi, mengatakan banyak tawaran dari berbagai negara, seperti Jerman, Israel, Amerika, Singapura, Rusia, Mesir, bahkan Bosnia untuk meneliti Gunung Padang.  Namun TTRM yg diinisiasi oleh Andi Arief ini menolak karena yakin peneliti Indonesia mampu menyelesaikan penelitian Gunung Padang secara multidisiplin ilmu.

"Iwan Piliang sangat setuju, menurutnya sudah seharusnya peneliti kitalah yang maju ke depan untuk melakukan berbagai riset serupa. Dan juga berjanji akan menyampaikan inisiatif penelitian Gunung  Padang dan pengembangnya kepada Presiden Terpilih, Jokowi," demikian Erick. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA