Kekesalan Hashim Djojohadikusumo di Depan Publik Seakan Menegaskan Tak Ada Drama dengan Ahok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 16 September 2014, 08:20 WIB
Kekesalan Hashim Djojohadikusumo di Depan Publik Seakan Menegaskan Tak Ada Drama dengan Ahok
hashim/net
rmol news logo . Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo memperlihatkan kemarahannya pada Ketua DPP Gerindra, Basuki Tjahja Purnama. Ahok, begitu Basuki disapa, dengan mudah dan seperti tak punya beban meninggalkan Gerindra dengan alasan RUU Pilkada.

Senin siang kemarin (15/9), dengan detail, Hashim menjelaskan pertemuannya dengan Ahok. Awalnya, Hashim kaget dengan kabar mundurnya Ahok. Lalu ia pun mengajak Ahok untuk berdialog. Apa daya, ternyata tekad Ahok meninggalkan Gerindra sudah kuat. Dalam jangka waktu 18 jam dari pernyataan di media, Ahok benar-benar mengirim surat pengunduran diri, dan itu pun lewat kurir.

Hashim curiga RUU Pilkada hanya alasan Ahok saja. Dalam arti, rencana mundurnya Ahok dari Gerindra sudah ada sejak lama. Dengan nada marah, Hashim pun mengatakan Ahok sebagai politisi yang tak punya tata krama.

Sikap Hashim yang menunjukkan kekesalannya pada Ahok di depan publik, bisa dikatakan sebagai jawaban atas kecurigaan sementara pihak.

Selama ini berkembang kecurigaan bahwa Ahok sebenarnya sedang bermain drama dengan Gerindra (Baca: Mungkinkah Ahok Sedang Bermain Drama dengan Gerindra). Tujuan drama yang dimainkan adalah mengisi kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dengan drama ini, Gerindra mau mengatakan, Ahok bukan lagi representatif Gerindra, sehingga Gerindra punya hak juga mengajukan wakil gubernur baru, bukan hanya PDI Perjuangan.

Dengan drama semacam ini, Gerindra punya tiga kemenangan. Mendapat gubernur, mendapat wakil gubernur, dan juga mengganggu posisi Jokowi di pentas nasional. Untuk kemenangan poin ketiga memang perlu penjelasan lebih detail lagi karena harus disertai dengan variabel yang lain.

Dan kekesalan Hashim di depan publik seakan menegaskan bahwa tidak ada panggung drama dengan Ahok. Ahok memang keluar dari Gerindra, tanpa restu dan izin dari Gerindra. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA