Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. TB Hasanuddin juga mengatakan, selama masa pemerintahan 10 tahun belakangan ini, Pilkada yang dilaksanakan secara langsung berjalan baik-baik saja. Bahwa kemudian ada dampak negatifnya, memang sudah seharusnya secara bersmna-sama memperbaikinya, dan bukan malah mengubah sistem.
"Sekarang ini rakyat menungggu keputusan Presiden SBY," kata TB Hasanuddin, yang merupakan politisi PDI Perjuangan, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 15/9).
TB Hasanuddin juga mengutip sikap Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang cenderung pada Pilkada langsung dan pernyataan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin yang merasa yakin SBY akan berpihak pada akal sehat. Penjelasan Gamawan dan Amir dalam sebuah harian umum nasional hari ini tersebut terkait sikap SBY yang bertentangan dengan sikap partainya.
"Sehingga saya yakin dan percaya SBY masih tetap saja menjadi seorang peragu. Saatnya sekarang SBY menentukan pilihan seperti yang disampaikan Gamawan Fauzi. Pilihan Pilkada langsung adalah pilihan kehendak rakyat. Masak mau ragu-ragu terus. sebentar lagi sudah selesai Presiden," ungkap TB Hasanuddin.
TB Hasanuddin menambahkan, rakyat akan sangat menghormati SBY bula tidak salah jalan. TB juga mengingatkan SBY, jangan jangan di akhir jabatan yang tinggal beberapa hari ini lagi malah bikin rakyat kecewa.
[ysa]
BERITA TERKAIT: