Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Menurut informasi yang diterima Neta, dua dari tiga posisi itu adalah Menko Polhukam dan Mensesneg.
"Ketiga jenderal senior itu ada yang sudah pensiun dan ada yang masih aktif," kata Neta beberapa saat lalu (Senin, 18/8).
Menurut Neta, Gagasan memasukkan tiga jenderal senior itu membuat tarik menarik di lingkungan Jokowi dalam penyusunan kabinet. Tarik menarik itu pun membuat polarisasi dan faksi-faksi.
"Sedikitnya ada tiga faksi, yakni faksi aktivis, faksi rumah transisi, dan faksi Solo Raya," demikian Neta.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.