Jokowi Ingatkan soal Kursi Menteri Mutlak Hak Prerogatif Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 06 Agustus 2014, 06:52 WIB
Jokowi Ingatkan soal Kursi Menteri Mutlak Hak Prerogatif Presiden
jokowi/net
rmol news logo . Jokowi mempersilakan semua pihak, termasuk partai pengusung, untuk mengajukan nama-nama bakal calon menteri.

Namun demikian, ia juga mengingatkan semua pihak juga, terutama partai pengusung itu, untuk mematuhi komitmen, yaitu dukungan tanpa syarat, termasuk tidak ada pembagian kekuasaan, sehingga ia tidak akan terpaku pada nama calon menteri yang diberikan sebab itu menjadi hak prerogatif presiden.

"Mau ngasih (nama calon menteri) lima, sepuluh, ya nggak apa-apa. Yang penting saya sudah ngomong di depan (dukungan) tanpa syarat," kata Jokowi, di Balai Kota Jakarta, kemarin (5/8), sebagaimana dilansir JPNN.

Jokowi menegasakan, meski partai pendukung Jokowi-JK memberikan sepuluh nama, tidak ada jaminan nama-nama tersebut akan diakomodasi. Dia akan mempertimbangkan kapasitas calon menteri yang diusulkan itu untuk memastikan program kerjanya berjalan.

"Kamu (wartawan) ngajukan (nama calon menteri) juga boleh kok. Kamu ngasih berapa, sepuluh (nama)? kamu berapa, lima puluh (nama)? ya enggak apa-apa, saya beri, beri peluang," kelakar Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA