"Justru penundan hanya akan menimbulkan ketegangan dan akan memancing gesekan yang tak perlu," kata Wakil Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan, Mayjen (pur) TNI Tubagus Hasanuddin, beberapa waktu lalu (Minggu, 20/7).
Di saat yang sama, lanjut Tb Hasanuddin, kredibilitas KPU akan ambruk dan tidak akan dipercaya publik lagi, termasuk oleh masyarakat internasional.
"Itu juga akan menimbulkan preseden buruk pada pilkada-pilkada yang akan datang di daerah karena rakyat menjadi tak percaya pada KPU sebagai penyelenggara pemilihan,"tegasnya.
Lebih jauh, sekretaris Militer dua Presiden RI ini mengenal prabowo sebagai perwira tinggi yang elegan. Dalam kasus tabloid Obor Rakyat, contohnya, TB Hasanuddin tak yakin kalau itu perintah Prabowo. Pun demikian, ia tak yakin bila wacana penundaan pengumuman KPU juga usul Prabowo.
"Pasti tim suksesnya yang kembali berulah. Sebagai negarawan dan seorang perwira tinggi yang menjunjung tinggi jiwa-jiwa Ksatria, sudah sepantasnya beliau tak perlu mendengar saran-saran team suksesnya yang tidak realistis," katanya.
Wakil Ketua Komisi I DPR ini pun berharap, Prabowo Subianto sebaiknya menyikapi semua keputusan KPU dengan realistis dan legowo.
"Wahai saudaraku (Prabowo) tetaplah jadi ksatria yang akan selalu dikenang bangsa ini, itu akan lebih penting dalam sisa hidup kita," demikian TB.Hasanuddin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: