Imbauan pertama, Megawati meminta semua pihak untuk tidak merendahkan martabat rakyat dengan melakukan intimidasi, politik uang atau berbagai tindakan lain yang mengerdilkan makna demokrasi. Bagaimanapun hakikat demokrasi adalah menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.
Kedua, Megawati meminta agar seluruh rakyat, kader partai, dan simpatisan Jokowi-JK agar memperjuangkan pemilu presiden dan wakil presiden berjalan secara lebih demokratis, aman, damai dan bermartabat. Ketiga, terkhusus kepada seluruh anggota, simpatisan, dan kader partai pendukung Jokowi-JK, Megawati mengimbau agar terus menerus meningkatkan kerjasama dengan relawan.
"Satukan barisan untuk perubahan dengan berpegang pada kekuatan rakyat," tegas Megawati dalam keterangan tertulis kepada redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 8/7).
Keempat, Megawati meminta agar seluruh rakyat Indonesia datang ke TPS pada 9 Juli 2014. Megawati meminta agar rakyat mengajak keluarga dan tetangga yang punya hak pilih agar menggunakan hak dan kewajibannya dengan merdeka, penuh tanggung jawab, dan bebas dari rasa takut.
Kelima, Presiden RI Kelima itu meminta agar suara rakyat di setiap TPS benar-benar dijamin serta diamankan. Menurutnya, hak konstitusional untuk memilih tidak bisa dihilangkan dengan cara apapun karena itulah perintah Konstitusi.
Keenam, masyarakat tak perlu takut melaporkan setiap kecurangan, penyalahgunaan formulir C6, penyalahgunaan KTP, penghilangan hak suara rakyat untuk memilih, penyalahgunaan surat suara, intimidasi dan politik uang, serta berbagai bentuk kecurangan lainnya.
Ketujuh, Megawati menghimbau agar netralitas TNI dan POLRI dijaga dan dihormati. Terakhir, putri Proklamator RI Soekarno itu menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia mewujudkan pemilu damai dan bermartabat.
[ysa]
BERITA TERKAIT: