Terkait dengan beredarnya foto ini, anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK, Ahmad Basarah, menyampaikan klarifikasi. Ahmad Basarah, yang juga Wasekjen PDI Perjuangan ini ikut serta menjadi saksi hidup yang bersama-sama Jokowi ikut melaksanakan ibadah umroh.
"Pada saat thawaf, Jokowi mengenakan ihrom yang digunakan sejak dari Jeddah sudah dengan syariat yang ditentukan, yaitu bahu bagian kanan di buka sebagaiaman bukti foto-foto yang saya telah kirimkan ke Jakarta," kata Basarah yang juga tokoh Baitul Muslimin Indonesia kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 7/7).
Menurut Basarah, foto yang diupload di berbagai media sosial adalah foto Jokowi pada saat melaksanakan ibadah sa'i. Dalam ibadah sa'i memang sudah tidak disyaratkan lagi agar bahu kanan yang dibuka. Menurutnya ada yang mau mengampanyekan Jokowi salah menggunakan ihrom karena dia bukan seorang  muslim.
"Pertanyaannya bagaimana mungkin Jokowi bisa masuk ke Tanah Suci jika bukan seorang muslim karena Kerajaan Saudi Arabia sangat ketat melarang non muslim bisa masuk ke Tanah Suci Mekkah," ucapnya.
Dari Tanah Suci, Basarah pun berdoa agar agar saudara-saudara muslim di Indonesia yang gemar mengkafirkan sesama saudara muslimnya sendiri demi mengejar sebuah jabatan atau kekuasaan, segera mendapatkan hidayah dan ampunan dari Allah SWT. Dia pun memastikan pasangan Jokowi akan terus berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan demi bangsa dan negara semata-mata karena Allah SWT.
[ysa]
BERITA TERKAIT: