Tim Ahli Nilai Jokowi-JK Bisa Mudah Patahkan Pertanyaan yang Diajukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 05 Juli 2014, 23:41 WIB
Tim Ahli Nilai Jokowi-JK Bisa Mudah Patahkan Pertanyaan yang Diajukan
andreas/net
rmol news logo . Kubu Jokowi-JK cukup kaget dengan pertanyaan yang diajukan Prabowo-Hatta dalam debat terakhir. Sebab pertanyaan itu tidak nyambung sehingga publik begitu mudah melihat dan meragukan kesiapan mereka.

"Sebab, jangankan untuk membuat solusi bagi bangsa, membuat pertanyaan saja sudah salah. Bagaimana mungkin pertanyaan Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta bisa sedemikian ngawur dalam menyusun pertanyaan, tanpa data dan infotmasi yang akurat," kata anggota Tim Ahli Pemenangan Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Andreas Hugo Pareira

Saat debat, kata Andreas, Prabowo bertanya kepada Jokowi soal pernyataan Jokowi bahwa petani tidak butuh koperasi. Dengan mudah pertanyaan ini dipatahkan bahwa pertayaan ini salah sumber informasi, dan dengan meyakinkan Jokowi justru menjelaskan sikapnya yang tegas mendukung koperasi dan pentingnya koperasi untuk petani.

"Lebih parah lagi adalah pertanyaan Hatta yang bermaksud menyerang Jokowi, karena Solo tidak pernah menerima Kalpataru," ujarnya.

Andreas menjelaskan Kalpataru memang tidak diperuntukan untuk kota. Di Indonesia penghargaan untuk kota yang berprestasi dalam menata lingkungan adalah Adipura. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA