"Bekerjalah dengan tulus, dan sungguh-sungguh. Jangan pura-pura bekerja," kata politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 2/7).
Dalam Pilpres kali ini, Sabam yakin, Jokowi tetap berada di hati rakyat. Apalagi saat ini, rakyat tidak bisa dipengaruhi begitu saja, atau tidak bisa dibohongi.
Namun di saat yang sama, lanjut Sabam, rakyat juga harus semakin dikasih tahu dengan jujur, bahwa Jokowi memang orang yang sangat jujur dan mau melayani rakyat dengan baik. Karena itu, publikasi besar-besaran harus terus dilakukan untuk mensosialisikan Jokowi.
"Ingat, tidak ada perubahan otomatis. Tidak ada perubahan, tanpa upaya mengubah. Tidak ada perubahan tanpa kerja keras. Partai bukan dukun. Kita harus kerja keras," tegas Sabam.
Kepada kader-kader di daerah, baik kader PDI Perjuangan maupun kader partai lain yang mendukung Jokowi, Sabam mengingatkan agar terus mendekati dan menyayangi rakyat sebagaimana juga yang dilakukan Jokowi. Tak kalah penting adalah menghormati dan menyerap kebudayaan-kebuyaan lokal yang ada di wilayh masing-masing.
"Jokowi juga menghormati dan menyayangi semua suku-suku dan kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia," demikian Sabam.
[ysa]
BERITA TERKAIT: