Hatta Rajasa pun menyampaikan pengalaman saat menjadi Menristek atau kepala BPPT yang berhasil menyelaraskan penerapan teknologi, biaya riset dengan penyediaan lapangan pekerjaan.
"Tiga aspek di atas harus selaras satu sama lain. Sehingga dengan hal itu semua ujungnya pada penyiapan bagaimana lembaga pendidikan kita secara aplikatif mampu menghasilkan anak didik sesuai selaras dan harmoni dengan penyedia lapangan pekerjaan yang tepat guna itu," kata Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan, beberapa saat lalu (Senin, 30/6).
Menurut Taufik, pengembangan teori dan kemajuan ilmu pengetahuan sangat penting. Namun bila tak sesuai dengan kebutuhan dalam negeri akan menjadi percuma, karena tidak mampu menyerap tenaga kerja. Di saat yang sama, membangun keterampilan anak didik di sekolah tentu harus didahului dengan kesejahteraan para pendidik.
"Ujung dari itu semua adalah bagaiamana mengarahkan pada peningkatan dan pemerataan aspek penghasilan ekonomi masyarakat," kata Taufik, yang juga Wakil Ketua DPR itu, sambil mengatakan Hatta Rajasa bukan semata menguasai persoalan SDM dan Iptek melainkan juga sudah sangat berpengalaman.
Taufik menambahkan, penerapan alih teknologi tepat sasaran dengan skill tenaga kerja yang mumpuni, sistem pendidikan profesional, dan guru-guru yang piawai secara tidak langsung akan membantu alih teknologi dalam berbagai bidang.
"Posisi three angel yaitu, iptek, pendidikan dan ekonomi sangat saling konvergen dan menyatu dalam satu tarikan nafas," demikian Taufik.
[ysa]
BERITA TERKAIT: