Jokowi-JK Ibarat Suami Istri yang Dipaksakan untuk Cocok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 30 Juni 2014, 08:42 WIB
Jokowi-JK Ibarat Suami Istri yang Dipaksakan untuk Cocok
jokowi-jk/net
rmol news logo . Pasangan Jokowi-JK ibarat suami istri yang dipaksakan untuk cocok dan sangat berpotensi untuk cerai atau pecah kongsi di tengah jalan.

Demikian disampaikan pengamat ekonomi politik, Nandang Solihin, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 30/6).

Menurut Nandang, sah-sah saja bila ketidakcocokan personal Jokowi-JK dikhawatirkan terjadi karena memang itu manusiawi. Dan juga memang sebagian orang memprediksikan begitu.

"Hanya masalah akan sangat luar biasa besar karena ini menyangkut nasib bangsa 250 juta manusia Indonesia untuk 5 tahun kedepan," ungkap Nandang.

Nandang menilai, dengan salah satunya pertimbangan debat cawapres Minggu malam tadi (29/6), JK tidak komplementer bahkan dibilang sangat tidak cocok sebagai cawapresnya Jokowi. JK lebih cocok sebagai capresnya dan Jokowi adalah cawapresnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA