Golkar Dipaksa Tetap Terlihat Solid

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 29 Juni 2014, 21:14 WIB
Golkar Dipaksa Tetap Terlihat Solid
golkar/net
rmol news logo . Saat ini ada tekanan ke dalam internal Golkar agar terlihat solid. Padahal fakta yang tak bisa dipungkiri, pemilih Golkar dalam Pilpres kali ini terbelah; ada yang memilih Prabowo dan ada yang memilih Jokowi.

Demikian disampaikan politikus Partai Golkar, Indra J Piliang, terkait dengan pemecatan DPP Golkar kepada tiga kadernya yaitu Nusron Wahid, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Poempida Hidayatullah. Ketiga kader ini dipecat karena mendukung pasangan Jokowi-JK.

Indra mengingatkan, dua kader Golkar yang dipecat merupakan kader yang memberikan sumbangan besar bagi suara Golkar dalam pemilihan legislatif pada 9 April lalu. Nusron merupakan caleg yang meraih suara terbanyak di internal Golkar, sementara Agus dalam posisi kesupuluh peraih suara terbanyak di Golkar

"Artinya prestasi mereka sudah membawa suara untuk partai itu tidak dianggap," ucap Indra kepada wartawan di Jakarta (Minggu, 29/2).

Indra pun menilai, pemecatan tiga kader Golkar ini  tidak hanya disebabkan oleh dinamika internal Golkar. Dia mencurigai, ada intervensi dan tekanan dari pihak luar yang tidak setuju dengan sikap tiga kader muda yang mendukung Jokowi-JK itu.

"Saya rasa ia, pasti ada tekanan, sudah pasti itu, sehingga mereka bisa meyakinkan ke parpol koalisi kalau mesin Golkar berjalan, solid. Akhirnya dilakukan pemecatan ke para kader," kata Indra, sambil mengatakan ia dan puluhan kader Golkar pendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla lainnya juga sudah menerima surat peringatan ketiga yang bisa berujung pemecatan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA