Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, penempatan Atdikbud di Singapura tersebut ditujukan untuk meningkatkan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi antara Indonesia dengan Singapura. Dalam bidang kerja sama pendidikan, Indonesia dan Singapura telah memiliki MoU yang diperbaharui dengan ditandatanganinya MoU dalam bidang pendidikan pada Leader’s Retreat di Bogor pada awal bulan Maret 2012.
Nuh selanjutnya menugaskan Ismunandar, dosen pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai Atdikbud pertama di KBRI Singapura.
Hubungan diplomatik Indonesia-Singapura telah berlangsung pada tingkat Duta Besar sejak 7 September 1967. Hubungan bilateral kedua negara pun kemudian berkembang secara baik, positif, dan konstruktif.
"Kerja sama antara kedua negara terwujud dalam berbagai bidang kehidupan," kata Nuh seperti dikutip dari situs resmi Kemendikbud RI, Jumat (20/6).
Republik Singapura adalah negara yang relatif kecil dengan luas 712,4 km2 dan populasi 5,1 juta penduduk. Namun Singapura memiliki arti penting bagi Indonesia. Singapura merupakan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Selain itu Indonesia dan Singapura sama-sama merupakan negara pendiri ASEAN. Singapura juga menjadi negara asal FDI terbesar kedua setelah Jepang.
Warga Indonesia yang menetap di Singapura relatif banyak, yaitu sekitar 200 ribu orang, dan 24 ribu di antaranya adalah pelajar. Kunjungan wisatawan Singapura ke Indonesia termasuk yang terbesar. Sebaliknya, cukup besar juga warga Indonesia yang menjadi wisatawan ke Singapura.
Untuk korespondensi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Singapura, dapat menghubungi alamat berikut: Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura Education and Cultural Attaché Indonesia Embassy 7 Chatsworth Road Singapore 249761, dan surat elektronik ke:
[email protected].
[rus]
BERITA TERKAIT: