Demikian disampaikan Jurubicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Selasa, 17/6).
Sikap ramah Jokowi juga terlihat jelas dalam tayangan dan video yang beredar saat sebelum memulai debat capres kedua pada Minggu malam (15/6). Tampilan kesederhanaan dan merakyat yang ditunjukkan Jokowi tetap menempatkan Prabowo sebagai calon presiden yang harus disapa dengan bahasa hati, rendah hati dan tidak dibuat-buat.
"Jokowi pun tetap tersenyum ketika Pak Prabowo menolak salam kehangatan cerminan hati itu. Bagi Jokowi yang tangannya sudah terbiasa menyalami puluhan juta tangan rakyat, getaran persahabatan itu tampil sebagai cermin karakter pemimpin," kata Hasto.
Dalam video yang beredar, banyak orang menafsirkan, Prabowo Subianto terlihat jelas menolak ajakan Jokowi untuk cium pipi kanan dan kiri (cipika-cipiki). Dalam video itu, Jokowi yang berinisiatif cipika-cipiki sebelum acara debat capres justru diabaikan Prabowo.
Hasto sendiri tak mempersoalkan penolakan itu, namun hanya semakin menunjukkan gambaran sebenarnya tentang Prabowo. Tampilan Prabowo di depan publik ternyata memang berbeda dengan kenyataan yang ada di belakang publik.
[ysa]
BERITA TERKAIT: