Jokowi Komit Bangun Indonesia sebagai Negara Maritim yang Kuat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 06 Juni 2014, 06:50 WIB
Jokowi Komit Bangun Indonesia sebagai Negara Maritim yang Kuat
nusyirwan/net
rmol news logo . Papua merupakan daerah yang karena kebijakan yang salah menjadi kawasan yang penuh dengan ketidakadilan. Karena itu, bila diberi mandat oleh rakyat, Jokowi bertekad, sebagaimana disampaikan dalam kampanye kemarin di Papua, selain akan membangun SDM melalui Revolusi Mental, juga akan mengambil kebijakan adil dalam distribusi barang, dalam sistem logistik nasional melalui tol laut yang akan diutamakan.

Menurut anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nusyirwan Soejono, Jokowi adalah pemimpin pembaharu yang memiliki banyak ide baru sekaligus mempunyai strategi untuk diimpelementasikan. Dengan idenya itu, terutama terkait jalan tol laut, Jokowi sudah menunjukkan bahwa dirinya paham betul problem nasional yang dihadapi saat ini. Dan maksud jalan tol laut itu, adalah transportasi laut yang kuat, untuk mendukung konektivitas antar-pulau sebagai negara maritim.

"Pak Jokowi adalah jawaban terhadap problem nasional," kata Nusyirwan yang bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turut mendampingi Jokowi di Papua.

Menurut Nusyirwan, saat ini, memasuki akhir pemerintahan, APBN 2014 mengalami dialami defisit cukup besar sehingga pemerintahan SBY-Boediono terpaksa merevisi program demi memotong anggaran sektor kementerian atau lembaga, sekaligus juga menambah pinjaman luar negeri. Tentu saja, langkah pemerintah tersebut akan menjadi beban tambahan pemerintahan yang akan datang.

Namun, Nusyirwan yakin bila Jokowi yang menjadi pemimpin, semua masalah itu bisa diselesaikan. Sebab pemahaman Jokowi dalam menghadapi dan menyelesaikan segala masalah didasari atas pengalamannya selama memimpin di dua daerah, yakni Solo dan Jakarta.

"Di dua wilayah dengan karakter daerah yang sangat berbeda, Jokowi bisa menyelesaikan banyak masalah," demikian Nusyirwan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA