Demikian hasil polling yang digelar
Rakyat Merdeka Online sejak sepekan lalu. Dalam polling ini, dukungan pembaca untuk pasangan Prabowo-Hatta mencapai 82,9 persen. Sementara dukungan untuk Jokowi-JK hanya 15,4 persen. Sedangkan 1,7 persen menyatakan tidak memilih atau golput.
Polling ini tidak menggunakan kaidah ilmiah dan tidak mencerminkan sikap publik pemilih Indonesia. Polling dengan metode
one ip one vote ini hanya mengambarkan sikap politik pembaca
Rakyat Merdeka Online, dan itu pun yang rela mengikuti polling.
Namun demikian, polling ini juga menjadi gambaran seberapa efektif mesin partai masing-masing kubu bergerak, terutama di media internet atau online. Dan faktanya, dengan merujuk polling ini, mesin partai kubu Prabowo-Hatta lebih efektif dan lebih massif dibandingkan kubu Jokowi-JK.
Dari sisi ini juga, bila kubu Jokowi-JK tak segera bergerak, maka publik bisa saja mempersepsikan bahwa tim ini lemah. Dan ini akan sangat berpengaruh pada citra di dunia nyata, dan bahkan di tempat pemungutan suara (TPS) yang sesungguhnya.
Di luar kesan, persepsi dan citra antar-kubu itu,
Rakyat Merdeka Online mengajak pembaca yang budiman yang belum menentukan sikap atau belum ikut polling untuk ambil bagian dalam polling ini. Paling tidak untuk meramaikan pesta demokrasi, dan lebih jauh agar demokrasi substansial yang diimpikan segera terwujud.
[ysa]
BERITA TERKAIT: